CERPEN KELUARGA
NASIHAT NENEK
Berdoalah sebelum tidur, agar tidak bermimpi buruk.
- Nasihat Nenek
Waktu berumur lima tahun, aku dibawa ibuku ke orang-orang pintar. Aku tidak mengerti apa masalahku atau apa alasan ibuku membawaku ke mereka. Ibu sudah meninggal dunia lima belas tahun yang lalu. Jadi, aku tidak bisa bertanya lagi kepadanya. Seingatku, sejak aku kecil, aku melihat dunia dengan cara yang tidak sama dengan orang-orang lain.
Pada usia sembilan tahun, untuk pertama kalinya aku berjalan dalam tidur. Aku tidak tahu tentang hal ini, tapi paman dan bibiku mengatakannya kepadaku. Mereka berusaha membangunkanku, tapi aku tak bisa terbangun. Akhirnya, mereka membimbingku kembali ke ranjang dan membaringkanku. Keseringanku berjalan dalam tidur membuat paman dan bibiku harus mengikat kakiku di pinggir ranjang agar aku tidak terus-terusan gentayangan ke mana-mana. Aku pernah mengagetkan penjaga malam yang melihatku sedang duduk di pos hansip dalam keadaan lelap.
Aku juga pernah tertidur dan bermimpi mengangkat telepon. Ternyata aku mengangkat setrika yang sedang digunakan ibu (waktu itu ibu sedang lengah dan tidak tahu aku berjalan ke arahnya) dan berbicara dalam bahasa Asing yang tak dimengerti siapa pun. Pipiku langsung terbakar oleh pelat setrika panas. Ibuku menjerit-jerit berusaha membangunkanku, tapi aku tetap tak terbangun. Setrika menghanguskan pipiku, meninggalkan luka memanjang yang tak pernah bisa hilang.
Komentar
Posting Komentar